Makalah Manajemen Bisnis - Koordinasi dan Rentang Manajemen

Berikut adala makalah manajemen Bisnis dan Rentang Majemen Dari tugas Kelompok Saya,,,
Semoga bisa dijadikan Referensi bagi sahabat yang ingin membuat Makalah Dengan judul Koordinasi dan rentang Manajemen :




TUGAS MAKALAH MANAJEMEN
“KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN”

NAMA KELOMPOK   8
12.2H.30 :
cover makalah


1. DANIEL ARIESTA(12125217) 

2. WIDODO (12125872) 

3. SUTARNO(12125963) 

4. ZULKIFLI(12125938) 

5. DEDEN SAPUTRA(12127019) 

KELAS : 12.2H.30
MANAJEMEN INFORMATIKA
BSI




KATA PENGANTAR

         Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa,karena berkat limpahan dan rahmat karunian-Nya sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini, Makalah ini akan membahas tentang materi “Koordinasi dan Rentang Manajemen”.
         Makalah ini di susun agar pembaca dapat mengetahui seberapa besar perkembangan konsep manajemen yang kami sajik an berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini memuat tentang –tentang “Koordinasi dan Rentang Manajemen”,
         Kami tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kami menyelesaikan makalah ini. Terutama kepada dosen mata kuliah yang bersangkutan yang telah membimbing kami agar dapat mengerti tentang materi yang di bahas.
         Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca,walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Dalam penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki ,untuk itu kami mengharapkan dukungan dari pembaca sekalian demi menyempurnakan tugas makalah berikutnya. Terima kasih.


                                                                        Pontianak, 03 April 2013

  Penulis





DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................... i
DAFTAR ISI  ..................................................................................................  ii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1
A.    LATAR BELAKANG MASALAH....................................................... 1
B.     TUJUAN PENULISAN MAKALAH.................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN................................................................................... 2  
A.    KOORDINASI MANAJEMEN........................................................... 2
B.     RENTANG MANAJEMEN................................................................ 11 
C.     WEWENANG..................................................................................... 13
D.    PENDELEGASIAN WEWENANG.................................................. 16

BAB  III PENUTUP........................................................................................ 19
A.    KESIMPULAN.................................................................................. 19
Daftar Pustaka









BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Latar belakang kami menulis Makalah ini, karena untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa dan mahasiswi tentang bagaimana cara Koordinasi dan Rentang Manajemen, serta Wewenang dan Pendelegasian dalam suatu kehidupan di masyarakat.
B. Tujuan Penulisan Makalah
Makalah ini membahas tentang Motivasi Karyawan, adapun tujuan dari Makalah ini yaitu:
1.      Mendefinisikan Koordinasi dan Rentang Manajemen, serta Wewenang dan Pendelegasian.
2.      Menjelaskan teori-teori yang berhubungan dengan Koordinasi dan Rentang Manajemen, serta Wewenang dan Pendelegasian.
3.      Menjelaskan Koordinasi dan Rentang Manajemen, serta Wewenang dan Pendelegasian melalui Bagan
4.    Kesimpulan dari Makalah











BAB II
PEMBAHASAN

A. KOORDINASI MANAJEMEN
1.1. Pengertian Koordinasi
·         Menurut G.R. Terry koordinasi adalah suatu usaha yang sinkron dan teratur untuk menyediakan jumlah dan waktu yang tepat, dan mengarahkan pelaksanaan untuk menghasilkan suatu tindakan yang seragam dan harmonis pada sasaran yang telah ditentukan.

·         Sedangkan menurut E.F.L. Brech, koordinasi adalah mengimbangi dan menggerakkan tim dengan memberikan lokasi kegiatan pekerjaan yang cocok dengan masing-masing dan menjaga agar kegiatan itu dilaksanakan dengan keselarasan yang semestinya diantara para anggota itu sendiri (Hasibuan, 2007:85).


·         Menurut Mc. Farland (Handayaningrat, 1985:89) koordinasi adalah suatu proses dimana pimpinan mengembangkan pola usaha kelompok secara teratur diantara bawahannya dan menjamin kesatuan tindakan di dalam mencapai tujuan bersama.

·         Sementara itu, Handoko (2003:195) mendefinisikan koordinasi (coordination) sebagai proses pengintegrasian tujuan-tujuan dan kegiatankegiatan pada satuan-satuan yang terpisah (departemen atau bidang-bidang fungsional) suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien.


·         Menurut Handoko (2003:196) kebutuhan akan koordinasi tergantung pada sifat dan kebutuhan komunikasi dalam pelaksanaan tugas dan derajat saling ketergantungan bermacam-macam satuan pelaksananya. Handoko (2003:196) juga menyebutkan bahwa derajat koordinasi yang tinggi sangat bermanfaat untuk pekerjaan yang tidak rutin dan tidak dapat diperkirakan, faktor-faktor lingkungan selalu berubah-ubah serta saling ketergantungan adalah tinggi. Koordinasi juga sangat dibutuhkan bagi organisasi-organisasi yang menetapkan tujuan yang tinggi.
·         Hal ini juga ditegaskan oleh Handayaningrat (1985:88) bahwa koordinasi dan komunikasi adalah sesuatu hal yang tidak dapat dipisahkan.Selain itu, Handayaningrat juga mengatakan bahwa koordinasi dankepemimpinan (leadership) adalah tidak bisa dipisahkan satu sama lain,karena satu sama lain saling mempengaruhi.
Terdapat 3 (tiga) macam saling ketergantungan (koordinasi) diantara satuan-satuan organisasi seperti diungkapkan oleh James D. Thompson (Handoko, 2003:196), yaitu:
1.      Saling ketergantungan yang menyatu (pooled interdependence), bila satuan-satuan organisasi tidak saling tergantung satu dengan yang lain dalam melaksanakan kegiatan harian tetapi tergantung pada pelaksanaan kerja setiap satuan yang memuaskan untuk suatu hasil akhir.
2.      Saling ketergantungan yang berurutan (sequential interdependece), di mana suatu satuan organisasi harus melakukan pekerjaannya terlebih dulu sebelum satuan yang lain dapat bekerja.

3.      Saling ketergantungan timbal balik (reciprocal interdependence),merupakan hubungan memberi dan menerima antar satuan organisasi.

BERSAMBUNG








2 komentar

Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami
trading forex fbsindonesia.co.id
-----------------
Kelebihan Broker Forex FBS
1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
-----------------
Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
Tlp : 085364558922
BBM : D04A8185

Balas

FBS – Dapatkan Bonus Deposit Sekarang Juga, bergabung sekarang juga dengan kami
trading forex http://fbsindonesia.co.id
-----------------
Kelebihan Broker Forex FBS
1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

Buka akun anda di http://fbsindonesia.co.id
-----------------
Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui

Tlp : 085364558922
BBM : FBSID007

Balas